Membunuh Khayalan dalam Meditasi
Sat, 05 Jun 2021, 12:39:46, 1127 View Administrator, Category : Reflection Series
Reflection Series
Salam kasih,
Kita sering bermimpi dan mengkhayal untuk menjadi ini dan itu, menjadi seperti ini atau itu, lewat pergaulan-pergaulan sehari-hari, entah pergaulan buku, internet, komik, novel dan ilmu-ilmu lain.
Nah... Ketika orang tertarik untuk melakukan meditasi, khayalan-khayalan tersebut juga tanpa disadari akan terbawa juga ke dalam meditasinya. Lalu mereka mengembang biakkan lagi khayalannya tersebut ke dalam meditasinya, didukung oleh penjelasan-penjelasan buku yang ia baca, atau penjelasan-penjelasan yang sempat ia dapatkan lewat "nguping". Dalam keadaan seperti ini, orang perlu segera "muletin kancut" atau menyingsingkan lengan baju alias bersiap-siap dengan penuh keberhati-hatian, untuk menjaga diri dari kejatuhan di jalan meditasi.
Mengkhayal atau mengembangkan khayalan dalam meditasi tentu saja tidak baik dan ia bukan merupakan bagian dari meditasi. Ia hanya mampir ke dalam aktivitas meditasi kita, bagaikan tumbuhan parasit... yang datang..., mampir..., bertengger..., serta pada akhirnya malah menghisap "power" astau energi spiritual yang didapatkan dari bermeditasi. Maka sia-sialah kita melaksanakan meditasi.
Dalam keadaan seperti itu, sebenarnya lebih baik kita tidur saja..., sebab tidur akan lebih baik dari pada mengkhayal dengan duduk tegak serta gagah di dalam sikap meditasi.
Bagi seorang siswa meditasi yang sungguh-sungguh..., ia akan segera mencari berbagai upaya untuk melepaskan diri dari tumbuhan parasit itu. Ia tidak akan berhenti bermeditasi hanya karena diganggu oleh berbagai khyalan tadi. Tetapi, ia tidak akan larut di dalam khayalan-khayalan itu. Ia akan segera mengusir khayalan-khayalan itu, bagaikan orang memilih "channel-channel televisi", ia akan segera "mengubah channel" dan menyesuaikan dengan tujuan sejati dalam bermeditasi. Itu adalah cara "on the spot" atau cara yang bisa dilakukan untuk mengusir khayalan-khayalan ketika sedang melakukan meditasi.
Sambil melakukan teknik “pengubahan channel", seorang pemeditasi angka yang serius akan senantiasa berusaha setiap saat, (sebab meditasi berarti hidup spiritual 24 jam...) untuk meng-counter alias mencekal (mencegah dan menangkal) datangnya khayalan-khayalan virus tersebut. Ia akan membuat atau membentuk dirinya menjadi sedemikian kuat bagaikan program anti-virus yang sangat kuat, sehingga virus jenis apa saja yang datang dan mencoba menyerangnya, ia sudah siap mengusirnya. Dan dengan mudah ia akan mampu memusnahkannya.
Caranya adalah; setiap saat ketika sedang apa saja, seperti dalam perjalanan, dalam keadaan istirahat, baru bangun, mau tidur, memulai membuat perjanjian pertemuan, sebelum melakukan perjalanan keluar rumah dan lain-lain..., semua ia akan hubungkan dengan angka pilihannya. Ia akan terus menerus tanpa terlapas sedetik pun, bagaikan pasangan suami istri yang saling mencitai..., yang tidak akan mampu berpisah sedetik pun dari pasangannya.
Begitu pula seorang pemeditasi angka yang tangguh akan merasa menderita sekali jika ia terlepas sedetik saja dari mengingat angka pilihannya. Ia akan merasa seperti kehilangan kekasih jika tidak sempat mengingat angka pilihannya. Mereka yang sudah mendapatkan guru-mantra, dapat menyelinginya dan menggabungkannya dengan mantra tersebut, atau doa-doa pujian Tuhan sesuai dengan agamanya masing-masing.
Teknik menggabungkan angka dengan mantra atau doa-doa pujian telah diketahui oleh semua penekun Meditasi Angka. Jika semua itu dilakukan dengan rajin tanpa mengenal putus asa, entah ia sedang berbahagia, sedang tertawa..., sedang bersedih, menangis..., atau sedang dalam keadaan apa pun ia akan tetap menghubungkan dirinya dengan angka pilihan tanpa mengharapkan apa pun dari angka pilihan.
Sebab ia tahu pasti, ia yakin seyakin-yakinnya bahwa angka pilihannya akan memberikan segala jenis berkah Guru Sejati, yaitu Tuhan YME tanpa ia minta. Tentu saja, berkah tersebut akan ia dapatkan sejauh mana ia memiliki ketekunan serta keyakinan di dalam mengingat angka pilihannya itu.
Semua berkah-berkah tersebut akan datang memberkati pemeditasi angka dengan sendirinya, tanpa harus diminta. Dan berkah itu akan datang secara pribadi kepada yang bersangkutan, merubah kehidupan lahir batinnya ke arah kesempurnaan sesuai dengan wadah yang telah ia siapkan untuk itu. Menyiapkan wadah berarti menyiapkan diri lahir batin untuk siap memasuki kehidupan spiritual yang benar. Dan di sanalah kejayaan seorang pemeditasi angka yang sesungguhnya.
Semoga semua berbahagia dan di izinkan melangkah maju di dalam Meditasi Angkanya.
Sriguru....
(Darmayasa)
(DIVINE LOVE / 12 02 05)
Menyambut Masalah Bersama Guru Sejati
Tidur Bersama Tuhan
Memetik Bunga dan Buah dari Meditasi Angka



